PEMBERITAHUAN PERIHAL SIARAN PERS OJK ( OTORITAS JASA KEUANGAN)

Nasabah yang terhormat,

Sebelumnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan Bapak dan Ibu kepada kami PT DBS  serta kesetiaan Bapak dan Ibu menjadi nasabah pada Program BNI LIFE SYARIAH AMANAH INVESTASI – DBS TIPS (Tabungan Investasi Proteksi Syariah).

Pada kesempatan ini kami informasikan kepada Bapak/Ibu bahwa SIARAN PERS OJK ( OTORITAS JASA KEUANGAN) NO : SP-36/ DKNS/OJK/ 11/ 2014  TERKAIT DENGAN PROGRAM ASURANSI AMANAH INVESTA BNI LIFE SYARIAH – DBS TIPS TERDAFTAR DALAM DATA 262 PERUSAHAAN INVESTASI  YANG DIDUGA ILEGAL, Dirut PT DBS Bpk. Margono dan Agen Resmi BNI Life Syariah produk Amanah Investa – DBS TIPS (Sdr. Andhika Hantyo Permadi) sudah menempuh tahap klarifikasi langsung kepada Direktur Penyidikan OJK Bpk. Luthfy Zain Fuady pada hari, Selasa, 11 November 2014 pukul 14.00 s.d. selesai.

Dan sangatlah penting bagi kami untuk dapat memberikan gambaran yang jelas dan menyeluruh kepada Bapak dan Ibu mengenai hasil pertemuan bersama Direktur Penyidikan OJK Bpk. Luthfy Zain Fuady, adalah sebagai berikut :

  1. Daftar yang tercantum 262 perusahaan investasi yang diduga ilegal oleh OJK, bukanlah daftar perusahaan yang diklaim oleh OJK sebagai perusahaan investasi bodong atau ilegal, melainkan perusahaan yang dilaporkan atas dasar aduan dari masyarakat secara umum kepada OJK. PT DBS adalah perusahaan pertama dari 262 daftar perusahaan yang melakukan klarifikasi kepada OJK.
  2. Investasi Bodong adalah kegiatan penghimpunan dana secara ilegal yang tidak mengantongi izin BAPEPAM-LK (Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan). Sementara dana produk DBS TIPS adalah produk  BNI Life Syariah Amanah Investa yang dihimpun dan dikelola langsung secara legal oleh BNI Life Syariah, dan PT DBS hanya memasarkan kepada komunitas member DBS.
  3. Sistem pemasaran dan penjualan PT DBS diatur dan telah mendapatkan izin resmi perdagangan langsung yang tercantum dalam SIUPLT (Surat Izin Perdagangan Langsung Tetap) Nomor : 17/ I/SIUPLT/IPMDN/PERDAGANGAN/2012 yang dikeluarkan oleh BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal).
  4. Prosedural dan teknis pemasaran asuransi diatur oleh OJK, yang mewajibkan adanya proses pemasaran, akad, clossing antara agen dengan calon nasabah secara bertemu langsung dan SPAJ (surat pengajuan asuransi jiwa) ditanda tangani langsung oleh Agen dan Nasabah.
  5. OJK akan merilis siaran pers untuk menginformasikan bahwa PT DBS dengan produk BNI Life Syariah Amanah Investa atau DBS TIPS tidak termasuk perusahaan Investasi bodong setelah proses klarifikasi data selesai.


Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Bandung, 13 November 2014

Hormat kami,

 

Margono

Dirut PT DBS

« Kembali